Meredefinisi Peran dan Aktivitas KOMAHI UMY Terhadap Realitas Sosial Masyarakat Hubungan Internasional

Oleh: Akhmad Jenggis. P

Istilah organisasi mempunyai banyak definisi yang diberikan oleh para ahli, diantaranya adalah wadah dan proses kerja sama antara orang-orang yang terlibat didalamnya untuk mencapai tujuan tertentu. Di sini organisasi dipahami sebagai struktur atau susunan, yakni susunan yang terdiri dari satuan-satuan dalam organisasi beserta pengaturan kekuasaan, tugas dan hubungan antara satu bagian dengan bagian lainnya untuk mencapai tujuan tertentu. Organisasi sendiri tidak bisa lepas dari manajemen, karena sebuah manajemen yang baik dapat memberikan tanggapan dan reaksi individu atau orang-orang yang terlibat dalam organisasi terhadap berbagai rangsangan yang timbul dalam proses kerjasama antara mereka untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dalam era sekarang ini sebuah organisasi juga dituntut untuk bisa lebih menyuarakan berbagai aspirasi masyarakatnya sehingga tercapai tujuan yang dicita-citakan bersama. 

Tulisan ini mengajak untuk meninjau kembali peran dan aktivitas Korps Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (selanjutnya disingkat KOMAHI UMY) sebagai media aktualisasi diri dan peningkatan daya kritis dalam menyikapi realitas sosial masyarakat hubungan internasional.

Perjalanan KOMAHI UMY

Setiap organisasi senantiasa berfungsi untuk menetapkan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam waktu yang telah ditentukan terlebih dahulu. Sebagai sebuah Himpunan Mahasiswa Jurusan yang berkedudukan di Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Fakultas ISIPOL, KOMAHI UMY merupakan salah satu organisasi yang telah lama didirikan, yaitu pada tanggal 8 Agustus 1988. Berbagai aktivitas telah banyak dilakukan oleh KOMAHI UMY untuk meningkatkan kualitas mahasiswa hubungan internasional itu sendiri. Maka sudah barang tentu KOMAHI UMY seharusnya sudah menjadi media aktualisasi diri dan peningkatan daya kritis mahasiswa hubungan internasional.

Menurut anggaran dasar bab III pasal 6 KOMAHI UMY, tujuan didirikannya KOMAHI UMY adalah untuk terbentuknya gerakan mahasiswa yang kritis, populis, imanis dan humanis. Kemudian dalam Garis-garis Besar Haluan Kerja KOMAHI UMY, visi dari KOMAHI adalah sebagai wadah perjuangan dan aspirasi mahasiswa ilmu hubungan internasional UMY dengan mengedepankan semangat keterbukaan demi tercapainya KOMAHI UMY yang Islami, berkarakter, mandiri dan profesional. Sudah barang tentu untuk mencapai itu semua diperlukan usaha keras dan kerjasama yang bersifat internal dan eksternal.

Dalam benak penulis dahulu, ketika ingin masuk organisasi ini antara lain; agar supaya dapat lebih mendalami organisasi kemudian dapat memperluas wawasan dan pengalaman dalam konteks ilmu hubungan internasional. Banyak mahasiswa pun pasti beranggapan demikian, dan itulah gambaran yang diberikan oleh KOMAHI UMY kepada seluruh mahasiswa hubungan internasional.

Dalam pandangan penulis saat ini pun, KOMAHI UMY sudah memberikan banyak kontribusi baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebagai salah satu “founding father” berdirinya Forum Komunikasi Hubungan Internasional se-Indonesia, KOMAHI UMY telah memberikan banyak kontribusi maksimal untuk perkembangan lebih lanjut. Belum lagi perjalanannya dalam tingkat wilayah 4 (Yogyakarta-Jawa Tengah) yang meliputi KOMAHI UMY, KOMAHI UGM, HIMAHI UPN, dan HIMAHI UWH, telah menjadikan organisasi KOMAHI UMY ini sarat akan pengalaman.

Keberhasilan KOMAHI UMY tidak terlepas dari bagaimana kondisi internal pengurus organisasi kemudian bagaimanakah interaksi organisasi dengan kondisi luar. Di era globalisasi saat ini, fungsi dan peran KOMAHI semakin dituntut keluwesannya terhadap berbagai perubahan yang terjadi. Penulis percaya bahwasannya keberhasilan akan tercapai jika dapat melakukan adaptasi fungsi dan perannya terhadap tren dan perkembangan yang terjadi. Sebagaimana tersebut dalam salah satu asasnya, yaitu asas inovatif.

Sumber daya mahasiswa hubungan internasional yang besar merupakan kekuatan yang dapat diandalkan dan diberdayakan untuk menyelesaikan tugas-tugas organisasi, juga berpotensi untuk menjadi pembimbing, pendidik dan pemimpin masyarakat. Berbagai masukan-masukan yang konstruktif dan bermanfaat senantiasa menjadi dorongan untuk selalu meningkatkan kualitas organisasi dan mahasiswa hubungan internasional.

Penulis menilai berbagai tantangan baik internal maupun eksternal harus segera dibenahi semaksimal mungkin. Kurangnya kepedulian dan partisipasi mahasiswa hubungan internasional terhadap laju gerak organisasi sehingga secara tidak langsung menjadi penghambat perkembangan perjalanan organisasi, kemudian kurang komunikasinya terhadap kondisi eksternal menjadikan timbulnya banyak kesalahpahaman yang seharusnya tidak perlu terjadi dalam lingkungan mahasiswa hubungan internasional terhadap KOMAHI UMY itu sendiri. 

Sebuah Amanah

Dalam garis-garis besar haluan kerja KOMAHI UMY sebenarnya misi KOMAHI UMY telah diterangkan dengan sangat jelas sekali, di sini penulis akan mengutip seluruhnya sebagai berikut:

  1. Memperjuangkan, mempertahankan dan meningkatkan eksistensi dan peran serta KOMAHI UMY sebagai wadah aspirasi mahasiswa UMY pada khususnya dan civitas akademika pada umumnya.
  2. Melakukan rekruitmen dan kaderisasi sebagai upaya regenerasi pengurus untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas.
  3. Melakukan koordinasi secara struktural antar badan dalam struktur organisasi KOMAHI UMY.
  4. Membangun dan membina hubungan kultural antar pengurus KOMAHI UMY dengan mengedepankan asas Ukhuwah Islamiyah.
  5. Menumbuhkan dan meningkatkan tali silaturrahmi antar pengurus KOMAHI UMY dengan mahasiswa hubungan internasional UMY demi saling terciptanya hubungan yang sinergis.
  6. Membangun dan membina kerjasama simbiosis mutualisme dengan lembaga-lembaga internal maupun eksternal UMY.
  7. Menjadikan KOMAHI UMY sebagai himpunan mahasiswa jurusan yang mandiri serta memiliki orientasi yang jelas.
  8. Melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk merespon arus perubahan yang membawa pencerahan dan pencerdasan bagi mahasiswa hubungan internasional pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.
  9. Mempertahankan dan meningkatkan hubungan kultural antara pengurus dengan alumni KOMAHI UMY.

Dari rangkaian misi yang tersebut diatas, penulis menilai bahwasannya misi yang diamanahkan oleh KOMAHI UMY sudah sangat baik sekali dan telah memasuki berbagai lini kehidupan mahasiswa hubungan internasional. Tidak ada kekurangan dalam penetapan visi dan misi tersebut, hanya saja dalam penerapan dan pemahaman sehari-harinya dari seluruh masyarakat hubungan internasional berbeda-beda.

Harapan ke depan

Saat ini pembenahan dalam berbagai hal dan peningkatan kualitas amat sangat perlu dilakukan oleh KOMAHI UMY. Penulis berpendapat apa yang harus segera dilakukan saat ini adalah pengkondisian kembali dan konsolidasi dalam internal organisasi, karena manajemen dan kerjasama yang erat sangat mutlak dibutuhkan dalam suatu organisasi. Disini lingkup dalam organisasi baik dalam sumber daya manusianya kemudian berbagai fasilitas yang ada harus secara optimal digunakan sebagaimana mestinya. Diharapkan KOMAHI UMY lebih terbuka dengan tujuan agar dapat membangun hubungan kerja sama yang baik dengan seluruh masyarakat hubungan internasional maupun civitas akademika. Ini diwujudkan dengan memberi perhatian yang lebih luas terhadap berkembangnya opini publik baik mahasiswa hubungan internasional UMY maupun masyarakat luas pada umumnya sehingga terjalin tukar-menukar informasi yang sehat dalam lingkup organisasi.

Hubungan komunikasi secara berangsur-angsur dalam menerapkan koordinasi yang baik dalam hubungan internal KOMAHI, misal badan pelaksana harian (BPH) dengan divisi maupun pengurus lainnya, ataupun terhadap jalur birokrasi kampus juga harus selalu ditingkatkan. Selain itu perlu juga diimbangi dengan meningkatkan sumber daya manusia organisasi dalam penguasaan komunikasi dan teknologi. Saat ini peningkatan kemampuan dalam mempergunakan teknologi informasi tidak dapat dihindari. Semua itu dilakukan untuk membangun citra kembali KOMAHI UMY sebagai suatu wadah aspirasi mahasiswa hubungan internasional. KOMAHI UMY sudah terbukti bisa terus eksis dalam dinamika perubahan dari tahun ke tahun, bahkan terus menemukan fungsi-fungsi barunya dalam perubahan global yang terus berlangsung.

Akhirnya penulis berkesimpulan kesemuanya itu, yaitu mengembalikan KOMAHI UMY sebagai media aktualisasi diri dan peningkatan daya kritis dalam menyikapi realitas sosial masyarakat hubungan internasional akan tercapai, apabila dalam tubuh organisasi sendiri talah terjalin ukhuwah, kesolidan, kerjasama, akuntabilitas, tanggungjawab dan kesediaan seluruh pengurus KOMAHI UMY untuk berbagi peran, saling memberi dukungan, saran dan nasehat yang konstruktif demi kemajuan KOMAHI UMY di masa yang akan datang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s