Dunia Islam dalam Perspektif Global

Ada semacam pertanyaan yang terbenak di hati, “Bagaimanakah menganalisis fenomena hubungan internasional dalam Politik Islam?” jawabannya yaitu diharapkan kelak alumnus Dunia Islam itu dapat mengidentifikasi permasalahan hubungan internasional menurut pandangan nilai-nilai Islam. Selanjutnya memberi informasi yang benar tentang Islam atau lebih berkenaan dengan pendidikan politik.

Terus bagaimanakah kita dapat mengetahui semuanya itu? Disini diharapkan mahasiswa Dunia Islam dapat melakukan identifikasi dan menguasai nalar-nalar politik dari semua jenis. Maka langkah komparasi ini yaitu dengan cara mengidentifikasi fenomena interaksi internasional satu persatu, secara tidak langsung harus dimiliki mahasiswa Dunia Islam. Dari sinilah kemudian dilihat manakah yang sesuai dengan cara pandang Islam.

Sebagai Islamic World Scholar sudah sepatutnya mereka dapat melihat dimana kelebihan dan kekurangan yang terjadi dalam interaksi politik saat ini. Yang mana yang sesuai dengan nilai-nilai Islam maka dapat diadopsi dan yang tidak maka disingkirkan, disinilah fungsi pemikiran politik Islam digunakan dalam menganalisis permasalahan.

Memang benar Islam itu sebuah kebaikan, tetapi terkadang kebaikan itu belum tentu bisa diterima secara umum, disinilah fungsi dari pada pendidikan politik dan pemberian informasi yang benar tentang Islam. Jangan cuma ‘mentok’ selesai membahas tataran konsep semata tetapi juga ada kemauan untuk menyadarkan masyarakat yaitu melalui penyebaran pemikiran.

Salah satu teman pernah mengatakan, “Sebagai mahasiswa Dunia Islam sepertinya harus punya idealisme tinggi ya, apalagi ditengah fenomena politik internasional sekarang ini yang cenderung anarki (tidak mengenal etika) serta berkiblat ke barat.” Memang harus diakui kalau kebanyakan rujukan para scholar itu west oriented dan bahkan mungkin sedikit melupakan sumber sendiri (nilai-nilai Islam).

Inilah tantangan yang berkembang saat ini ditengah-tengah minimnya Islamic resource (terutama berkenaan dengan ilmu hi) yang ada. Seperti diketahui saat ini dunia Islam seperti terbelenggu ditengah-tengah kemajuan bangsa barat, disini akhirnya timbul rasa ‘minder’ kurang percaya kepada kemampuan diri sendiri, rasa ketergantungan yang tinggi, sehingga berdampak kepada upaya sulitnya mempersatukan mereka (lihatlah negara-negara di Timur Tengah yang mayoritas beragama Islam).

Padahal jika mau dirujuk kepada literatur Islam, sejak lama dalam Islam itu telah ada bukti interaksi internasional. Ini semua dapat dibaca lebih lanjut dalam beberapa buku terjemahan, seperti misalnya “Diplomasi Islam” oleh Afrizal Iqbal atau “Hubungan-hubungan Internasional dalam Islam” oleh Muhammad Abu Zahrah.

Oleh karena itu Dunia Islam tidak selalu terpatok dengan Timur Tengah, inilah juga yang menjadikan definisi Dunia Islam ada banyak sekali. Ada yang mengatakan semua negara yang pemerintahannya dipimpin seorang Muslim, ada yang mengatakan negara-negara yang sistem pemerintahannya berlandaskan Islam, ada yang mendefinisikan pula negara yang mayoritas warga negaranya muslim, bahkan ada yang berpendapat selain yang telah tersebut diatas. Intinya dimana ada kaum muslimin di negara manapun maka hal itu merupakan cakupan Dunia Islam.

Terlepas dari banyaknya definisi tentang Dunia Islam, untuk saat ini sepertinya rasa kepedulian sesama umat muslim harus lebih diutamakan dan dikedepankan, bukankah Rosulullah sendiri pernah mengatakan bukan termasuk umatku yang tidak pernah memikirkan saudaranya dan bukankah umat muslim itu ibarat satu tubuh, dimana satu bagian terasa sakit maka yang lainnya ikut merasakannya pula. Akhirnya itu semua kembali kepada persepsi kita masing-masing.


Oleh: Akhmad Jenggis P.
Mahasiswa HI UMY Konsentrasi Dunia Islam 2006

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s