Ketahanan Energi di Asia Pasifik

SEMINAR Ketahanan Energi ini merupakan acara yang diadakan oleh Pusat Studi Energi UGM bekerjasama dengan Kementrian Luar Negeri RI , dalam rangka memaparkan hasi penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti – peneliti dari PSE-UGM kepada Kemenlu RI . Dilaksanakan di Ruang Seminar Barat FISIPOL UGM pada tanggal 17 Desember 2010 .

Hadir dalam seminar Ketahanan Energi ini Prof. Dr. Djumino (Ketua PSE-UGM) , Ibu Dewi (Perwakilan Pimp. BPPK Kemenlu) , Bapak/Ibu dari Kemenlu RI dan Mahasiwa undangan seminar . Dalam penyampaian pertama oleh Prof.Dr. Djumino , bahwa urgensi energi saat ini sangat penting untuk kemajuan suatu bangsa , dan juga pentingnya memperhatikan pasokan dan kebutuhan suatu negara terhadap energi . Belum lagi regulasi energi yang baik dari negara untuk masyarakat menjadi sangat penting untuk diperhatikan.

Selanjutnya penyampaian dari Pimpinan BPPK Kemenlu RI yang diwakili oleh Ibu Dewi , menyampaikan bahwa penelitian terhadap ketahanan Energi di Asia Pasifik ini dapat menjadi referensi terhadap policy paper yang akan dibuat oleh Kemenlu RI sebagai bahan pertimbangan atas pentingnya kerjasama antara Bangsa dalam bersama – sama menjaga pasokan Energi dalam Negeri .

Seminar Ketahanan Energi masuk pada Sesi pemaparan pertama yang membahas mengenai kekuatan utama Regional , dengan pembahasan :
1. Ketahanan Energi China di Asia Pasifik
2. Ketahanan Energi Jepang di Asia Pasifik
3. Ketahanan Energi Korea Selatan di Asia Pasifik
4. Ketahanan Energi India di Asia Pasifik

Pembahasan diatas dibawakan oleh Randy W.N , Suci L. Yuana , dan Faris Alfadhat dengan pemaparan yang menarik dan menambah wawasan keilmuan . Dari pemaparan diatas yang dapat disimpulkan yakni kebutuhan Energi di keempat negara tersebut masih membutuhkan Energi Fosil atau Energi Tak Terbarukan , sedangkan meningkatnya laju ekonomi dan pertumbuhan bangsa mendorong naiknya kebutuhan energi untuk menjalankan roda perekonomian.

Dan juga politik Energi antara keempat bangsa tersebut pun saling tumpang tindih , dalam artian keempat negara tersebut mempunyai tujuan negara pemasok Energi yang sama seperti , Arab Saudi , Venezuela , dan Afrika . Tentunya hal ini memperketat persaingan antara keempat negara tersebut dalam memperoleh Energi .

Dalam Seminar ini juga dibahas mengenai Kekuatan Utama Global dalam Ketahanan Energi yang meliputi : Amerika Serikat , Uni Eropa dan Rusia . Yang memang tidak dapat dipungkiri di Abad 21 ini peran ketiga negara ini menjadi sangat besar dalam Ketahanan Energi.

Dan pemaparan terakhir dari bapak Muhadi Sugiono dalam memaparkan Dampak Kontestasi Kebijakan Ketahanan Energi di Asia Pasifik terhadap Indonesia , dalam pemaparan bapak Muhadi menyatakan bahwa Indonesia merupakan Negara dengan banyak potensi pengembangan Energi baik yang terbarukan maupun tak terbarukan . Namun seiring laju pertumbuhan penduduk , maka krisis Energi mulai mengancam dan ini merupakan tantangan besar bagi Indonesia untuk memenuhi pasokan Energi bagi segenap Rakyatnya .

Seminar ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi . Tentunya Ketahanan Energi memang hal yang tak dapat dipandang sebelah mata lagi , sudah saatnya kita memikirkan alternatif dan penyelesaian terhadap pasokan Energi yang semakin hari semakin bertambah . Indonesia Bisa !

oleh Achmad Zulfikar
Mahasiswa HI UMY Angkatan 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s