Pemanasan Global dan Perilaku Manusia

Dalam surah al-An’am ayat 141, Allah SWT berfirman:

“Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.”

Global warming mungkin ada kaitannya dengan kebiasaan kita, tapi apakah kita tahu akibatnya jika kebiasaan tersebut negatif, lebih-lebih sudah kita benarkan dalam kebiasaan? Hal yang kecil jika kita lakukan secara terus menerus akan menjadi besar akibatnya, khususnya hal-hal yang diatas tadi memiliki andil besar dalam permasalahan global warming yang sedang kita hadapi saat ini.

Sebagai mahasiswa, sudah sepantasnya mengambil peran sebagai “Bolang” sebagai sahabat alam dan sebagai Da’i junior yang berdakwah kepada umat disekitar kita akan pentingnya sikap ramah kita terhadap lingkungan. Kepekaan harus kita munculkan dari hal-hal yang kecil, yaitu dengan mengubah gaya hidup kemahasiswaan yang ramah lingkungan dan hemat energi, dengan:

Menggunakan dan mematikan lampu pada waktunya. Menggunakan kendaraan yang berbahan bakar fosil dengan bijak. Meminimalisir penggunaan AC dan lampu dikelas dengan memaksimalkan jendela dan ventilasi, ataupun manajemen bangunan yang maksimal pencahayaan dan ventilasi udara. Televisi dan komputer, termasuk HP (dalam keadaan getar) yang tidak digunakan sebaiknya dimatikan (off/shut down).

Budayakan membuang sampah pada tempat semestinya. Saat kita membeli makanan atau berbelanja, sebaiknya kita sudah membawa tempat yang permanen (khusunya plastik). Tanamlah pohon disekitar kost kita, untuk menambah daya serap air dan oksigen.

Dengan melaksanakan hal-hal yang kecil itu, maka kita telah menciptakan kemanfaatan yang besar untuk kita dan masa depan cucu kita. Mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil, dan mulai dari sekarang (A’a Gym). Wallahu a’lam bisshowab.

Oleh: Agoes Aufiya
Mahasiswa HI UMY Angkatan 2008

Sumber: Buletin IRN KOMAHI UMY Edisi 25, Januari 2010. Halaman 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s