Presiden Wanita Pertama Brasil Dilantik

Mengenakan selempang kepresidenan hijau-dan-emas Presiden terpilih Brasil Dilma Rousseff dan Wakil Presiden Michel Temer berjalan bersama saat acara pelantikan di Istana Presiden Planalto di Brasilia, Brasil, Sabtu 1 Januari 2011. (AP / Eraldo Peres)

BRASILIA, IRs News — Dilma Rousseff disumpah sebagai presiden wanita pertama Brasil pada Sabtu (1/1/2011), menggantikan presiden yang sangat populer di Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva.

Rousseff (63), mantan kepala kabinet Lula, diambil sumpah sebagai presiden di Kongres Brasil setelah prosesi iring-iringan pendek di tengah guyuran hujan. Ia melambaikan tangan ke arah 70.000 orang yang berbaris di sepanjang jalan.

Ia bersumpah di depan para anggota parlemen sebelum menandatangani dokumen resmi yang menjadikannya kepala negara Brasil. Pemimpin baru itu kemudian menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya sebagai presiden.

Ia juga menyampaikan rasa hormatnya kepada Lula seraya mengatakan, ia telah merasa tersanjung berada di bawah pemerintahan Presiden Lula dan berjanji untuk meneruskan “masa kemenangan” pendahulunya itu.

Rousseff yang mengenakan rok putih dan terlihat santai sekaligus bahagia bergegas dari gedung kongres menuju istana kepresidenan, tempat Lula menunggu untuk menyerahkan secara simbolis selempang kepresidenan warna hijau dan kuning emas. Para presiden dari negara Amerika Latin juga hadir untuk menyambut.

Lula yang diharuskan mundur setelah mencapai masa jabatan maksimal menurut konstitusi Brasil, yaitu dua periode kepresidenan, meninggalkan kegemilangan popularitas serta karismanya untuk memberikan peluang bagi Rousseff agar terpilih menggantikannya.

Ia belum menentukan rencananya di masa pensiun. Namun, beberapa pekan lalu ia berkomentar bahwa ia adalah seorang “politisi tulen”. Ia tidak akan mengabaikan peluang untuk kembali ke kursi presiden setelah mandat empat tahun Rousseff berakhir.

Rousseff memimpin Brasil dengan tingkat pertumbuhan ekonomi 7,6 persen tahun 2010. Penemuan minyak baru-baru ini bisa membuat negara di Amerika Latin itu masuk dalam jajaran pengekspor.

Brasil juga mempunyai peran penting di panggung dunia dan bersiap-siap menjadi tuan rumah Piala Dunia sepak bola tahun 2014 dan Olimpiade 2016.

Akan tetapi, tantangan juga menghadang di depan. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan menurun jadi 4,5 persen pada 2011 dan inflasi di atas target pemerintah, sekitar 5,9 persen.

Rousseff, mantan gerilyawati sayap kiri yang disiksa di penjara pada 1970-an karena menentang pemerintahan militer waktu itu, masih harus menyelesaikan pertikaian diplomatik dengan Italia.

Pada hari terakhir kekuasaannya, Jumat, Lula memicu konflik karena menolak mengekstradisi bekas militan Italia, Cesare Battisti, yang didakwa melakukan empat pembunuhan pada 1970-an.

Roma telah menarik duta besarnya sebagai protes dan memperingatkan bahwa pihaknya akan menekan agar Battisti diserahkan.

sumber : http://internasional.kompas.com/read/2011/01/02/05450478/Presiden.Wanita.Pertama.Brasil.Dilantik
Minggu, 2 Januari 2011 | 05:45 WIB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s