Respon Dunia atas Agresi Israel terhadap Palestina

Akhir Desember 2008 sampai Januari 2009 atau sampai sekarang ini adalah saat-saat tersulit dan terjepit bagi bangsa Palestina karena pembantaian secara besar-besaran oleh zionis Israel.

Agresi militer Israel terhadap Palestina adalah kesalahan besar yang tidak bisa dimaafkan oleh sebagian besar Negara bangsa di dunia karena agresi militer Israel akhir-akhir ini adalah agresi tanpa alasan yang jelas. Israel mengklaim bahwa Hamas yang merupakan organisasi anti Israel itu adalah musuh besarnya yang selama ini membahayakan. Untuk itu rasionalisasi Israel membumi hanguskan Gaza adalah untuk mencari dan memberantas pasukan Hamas sampai akar-akarnya. Hai itu merupakan alas an kuat Israel untuk melancarkan agresinya ke Palestina.

Akibat agresi Israel, sampai sejauh ini ribuan rakyat sipil Palestina tak berdosa yang ada di Jalur Gaza menjadi korban kekejaman agresi Israel, terutama kaum ibu dan anak-anak. Bahkan rakyat Palestina yang menjadi korban ini sangat menderita karena bantuan-bantuan logistik dan obat-obatan tidak bisa masuk ke Gaza karena dihadang oleh tentara Israel. Sampai mereka yang menjadi korban pembantaian zionis Israel itu membuat terowongan-terowongan ke perbatasan Palestina-Mesir untuk menerima bantuan Logistik dan obat-obatan dari Negara-Negara pendonor yang dikirim ke perbatasan.

Secara historis Israel tidak berhak atas pendirian negaranya yang di deklarasikan pada tahun 1948 itu karena salah satu syarat mendirikan Negara adalah mempunyai wilayah, sedangkan seluruh wilayah negara Israel itu adalah milik bangsa Palestina secara utuh. Selain itu kesalahan Israel dapat dilihat ketika palestina dibawah rezim Yasser Arafat telah membuat perjanjian dengan Israel untuk hidup berdampingan secara damai di bumi Palestina yang itu disaksikan oleh negara-negara Arab dan PBB.

Tetapi kenyataannya sampai sejauh ini selepas perjanjian itu disepakati, zionis Israel selalu memulai pertengkaran yang membuahkan peperangan terhadap bangsa Palestina. Maka dari itu sebagian besar negara telah mengklaim bahwa Israel tidak konsekuen dengan perjanjian itu. Untuk itu sebagian besar negara mendukung zionis Israel diadili di Mahkamah Internasional.


oleh Ery Hendrawan
Mahasiswa HI UMY Konsentrasi Globalisasi Angkatan 2006 (alumni)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s