Tradisi Tahun Baru di Berbagai Bangsa

Tradisi tertua dan termeriah yang dirayakan orang seluruh dunia adalah menyambut tahun baru. Banyak orang rela nggak tidur semaleman cuman untuk nyaksiin gantinya sang tahun. Ada yang saling tuker hadiah bahkan banyak juga yang membuat janji-janji. Perayaan ini sudah ada sejak abad 16…dah lama ya….

Di banyak negara, 1 Januari merupakan Hari Libur Nasional, namun ada negara-negara yang tidak memberlakukan 1 Januari sebagai libur nasional, antara lain Israel, dengan alasan bahwa 1 Januari berlatar belakang sejarah agama Kristen dan Katholik yang bukan merupakan agama nasional Israel.

Perayaan 1 Januari yang pada asal mulanya merupakan kelanjutan dari perayaan keagamaan setelah Natal 25 Desember, akhirnya lama-kelamaan menjadi perayaan yang bersifat sekular. Di banyak negara, perayaan tutup tahun dan buka tahun ini dimeriahkan secara besar-besaran dengan berbagai festival, seperti Pesta Kembang Api, yang merupakan pesta mega kembang api.

Beberapa kota besar di dunia seperti New York, London, Rio de Janerio, Sydney, Tokyo dan banyak kota-kota di dunia lainnya merayakan pergantian tahun ini dengan pesta yang meriah. Ada pula orkestra kelas dunia, maupun panggung televisi dengan penyanyi kelas dunia dan berbagai hiburan lainnya.

Berbagai bangsa di seluruh dunia memiliki berbagai cara untuk merayakan akhir dari satu tahun kalender dan memasuki awal dari tahun yang baru. Selain dari kalender masehi yang berdasarkan perputaran matahari (Gregorian) yang digunakan oleh banyak negara sebagai kalender utama, masih banyak perkalenderan yang bersifat relijius atau kultural, maupun kalender yang bersifat lokal. Untuk jenis kalender kalender lunar (berdasarkan perputaran bulan), banyak kita temukan contohnya di berbagai negara.

Beberapa contoh tahun baru yang dirayakan oleh banyak bangsa dan negara:
Tanggal 1 Januari, hari pertama dari penanggalan Masehi (Gregorian) yang banyak digunakan di berbagai negara maju.

Tahun Baru Islam, jatuh pada 1 Muharram, karena kalender Islam berdasarkan kalender lunar, maka setiap tahunnya pada kalender Masehi akan bergeser jatuhnya.

Tahun Baru Cina, yang jatuh tepat saat bulan baru setiap musim dingin atau salju, yang bertepatan antara 21 Januari-21 Februari pada kalender Masehi setiap tahunnya. Kalender Cina tergantung pada perhitungan astronomis, yang membagi tiap tahun dengan simbol dari 12 karakter hewan dan satu dari 5 elemen bumi.

Kombinasi dari hewan dan elemen bumi tersebut mempunyai siklus yang akan bertemu kembali setiap 60 tahun. Perayaan tahun baru dimeriahkan dengan petasan dan kadangkala dengan karnaval atau parade.

Tahun Baru Vietnam, atau Tet Nguyen Dan, jatuh tepat pada Tahun Baru China, dan perayaannya serupa.

Tahun Baru Tibet, Losar, yang jatuh antara bulan Januari hingga bulan Maret.

Tahun Baru Baha’i, Naw-Ruz, yang bertepatan pada tanggal 21 Maret.

Tahun Baru Telugu, jatuh antara bulan Maret atau April dirayakan oleh masyarakat Andhra Pradesh India.

Tahun Baru Thai, dirayakan antara 13 April-15 April, dengan saling menyiramkan air satu sama lain.

Tahun Baru Kamboja, dirayakan tepat sama dengan perayaan Tahun Baru Thai.

Tahun Baru Bengali, Poila Baisakh, dirayakan pada 14 April atau 15 April, baik di Bangladesh maupun di Bengal Barat India.

Tahun Baru Ethiopian, Enkutatash, jatuh pada 11 September.

Tahun Baru Hindu,dirayakan biasanya 2 hari setelah Festiwal Diwali (pertengahan November)

Tahun Baru Iran, Norouz, bertepatan pada bulan baru penanda awal Musim Semi.

Apakah itu Kalender Lunar atau Kalender Solar, jadikanlah semangat tahun baru mengisi hari-hari kita agar kita tak terlena dan kecewa, agar selalu ingat dan taat kepadaNya.(Nini)

Tulisan ini telah dimuat pada IRN Mading KOMAHI UMY Edisi 1 , Januari 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s