Tentang Wikileaks

Di tahun ini dunia dikejutkan dengan sebuah situs yang berisi data-data rahasia sebuah negara dan di publikasikan kepada seluruh dunia. Indonesiapun tidak luput dari sasaran wikileaks. Wikileaks bukan sembarang situs, semua yang dimuat kedalam situs dapat dibuktikan kebenarannya. Wikileaks menerima kiriman dokumen sensitif dari berbagai pihak yang biasanya tidak dapat dipublikasikan, melakukan verifikasi kebenarannya, lantas menerbitkannya disitus Wikileaks. Jadi sebenarnya apa sih wikileaks itu?? Berikut penjelasannya.

Wikileaks adalah sebuah organisasi internasional, yang bermarkas di Swedia dan diduga telah menerbitkan  berbagai dokumen-dokumen rahasia, sambil menjaga kerahasiaan sumber-sumbernya. Situs tersebut diluncurkan pada tahun 2006. Saat ini alamat situs telah dialihkan ke http://www.wikileaks.ch  untuk alasan keamanan. Situs yang menggunakan mesin MediaWiki ini adalah Organisasi yang didirikan oleh disiden politik Cina dan juga jurnalis, diduga didirikan oleh seorang jurnalis dan aktivis internet Australia, yang saat ini sebagai direktur Wikileaks.

Wikileaks membocorkan 250.000 kawat diplomatik milik kedutaan Amerika Serikat. Kawat diplomatik berisi laporan yang sifatnya sangat rahasia. Dokumen-dokumen rahasia yang bocor sangat merugikan kredibilitas AS sebagai “polisi dunia” dan “pejuang HAM”. Ternyata “negara pejuang HAM'” tersebut banyak melakukan pelanggaran HAM pada saat perang Afganistan dan Irak. Tidak hanya AS yang rugi, negara-negara sekutu pun juga merugi seperti Arab Saudi pada kasus di atas.

Pada Juli 2010, Wikileaks membocorkan dokumen-dokumen rahasia AS pada perang Afganistan yang isinya ada yang menyebutkan untuk tutup mata terhadap penyiksaan dan pembunuhan warga sipil yang mencapai 15.000 korban. Selain itu Wikileaks juga membocorkan dokumen yang isinya bahwa Arab Saudi sebagai sekutu utama AS di timur tengah, meminta AS agar menghancurkan nuklir Iran.

Dan yang hangat di bincangkan sekarang dokumen rahasia AS tentang Indonesia. Isinya antara lain adalah :

– Menekan Indonesia agar menerima pasukan internasional di Timor Timur
– Menghentikan kerja sama militer AS dan Indonesia serta mengancam memberi sanksi bila tidak bekerja sama mengendalikan milisi dan pengungsi Timor Timur
– Mendukung keputusan IMF dan Bank Dunia untuk menghentikan bantuan untuk Indonesia saat krisis ekonomi
– SBY di juluki sebagai The Thinking General
– Jika Wiranto sebagai presiden Indonesia, maka hubungan AS-Indonesia bisa memburuk.

Titik penting pada gejolak ini adalah Wikileaks membuka mata kepada Internasional bahwa konspirasi, kejahatan selalu di bolehkan selama untuk mencapai tujuan suatu Negara.

sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/WikiLeaks
http://yopymohamad.blogspot.com


Oleh:
Novi Rizka A (Mahasiswa HI UMY ‘09)

Tulisan ini telah dimuat pada IRN Mading Edisi Januari 2011 Hal. 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s