Seminar Menulis Skripsi : Mari Terampil Menulis dan Mengubah Pemikiran Skripsi

Skripsi, kata ini sering kita dengar sebagai seorang mahasiswa. Skripsi merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana. Dan terkadang mahasiswa menganggap bahwa skripsi itu menakutkan. KOMAHI UMY melalui Divisi Penelitian berusaha memberikan wadah bagi mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional UMY dalam menulis skripsi.

Acara yang bertajuk Seminar Menulis Skripsi tersebut diadakan pada hari jumat lalu di Ruang Sidang Fisipol lantai 1 gedung Ki Bagus Hadikusumo. Dimulai pukul 14.00 dan menghadirkan pembicara dari dosen Ilmu Hubungan Internasional UMY yaitu bapak Bambang Wahyu Nugroho. Seminar kali ini mengangkat tema Mari Terampil Menulis dan Mengubah Pemikiran Skripsi, dalam tema ini dimaksudkan agar mahasiswa tidak mengalami ketakutan lagi saat menghadapi skripsi nantinya.

Menurut salah satu peserta yang hadir dalam seminar tersebut, acara seperti ini sangat bermanfaat karena dapat membuka mata kita bahwa skripsi tidak menakutkan seperti yang kita bayangkan sebelumnya dan diharapkan ini tidak hanya dilaksanakn satu tahun sekali tapi bisa berkelanjutan. Dihadiri sekitar 40 mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional UMY dari angkatan 2007-2011. Antusiasme mahasiswa angkatan 2008 memang lebih terlihat karena sebentar lagi mereka akan menghadapi skripsi.

Tujuan diadakannya acara seminar ini adalah untuk membantu mahasiswa dalam pembuatan skripsi nantinya. Acara ini tentu saja mendapat dukungan penuh dari pihak jurusan dan sasaran utama dari acara ini adalah mahasiswa angkatan 2008, tutur Diga Permana selaku ketua panitia. Acara ini diadakan setiap tahun karena memang kebutuhan akan pengetahuan mahasiswa tentang skripsi terus dibutuhkan dan diminati.

Salah satu topik yang dibahas dalam seminar tersebut adalah 2 masalah dasar dalam menulis skripsi. Menurut bapak Bambang Wahyu Nugroho, 2 masalah dasar tersebut yang pertama adalah masalah akademik, yang maksudnya adalah mahasiswa tidak menguasai keilmuan, tidak menguasai metode penulisan ilmiah serta tidak menguasai materi dengan baik. Kedua, masalah non-akademik, masalah ini kadang muncul ditengah-tengah proses pembuatan skripsi, seperti: masalah pribadi, masalah keluarga sampai masalah keuangan.(dyah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s