“LENTERA JIWA” : Belajar Mengikuti Suara Hati

Kick Andy, 29 Agustus 2008

Pernahkah anda merasa bahwa aktivitas atau pekerjaan rutin yang anda lakukan selama ini adalah sesuatu tidak sejalan dengan kata hati, walaupun secara materi anda terpenuhi? Jika benar begitu anda patut menyaksikan tayangan ini.

Bagi penyanyi Nugie, pilihan hidup itu haruslah sesuai dengan kata hatinya. Karena itu ia rela meninggalkan bangku kuliahnya di Universitas Indonesia dan memilih untuk menjadi musisi—sebuah kehidupan yang pada awalnya kurang direstui orang tua. ”Ibu saya selalu berharap saya menyelesaikan kuliah dan menjadi sarjana,” kata Nugie saat tampil di Kick Andy.

Nugie menyadari, bukan hanya dirinya yang menghadapi kegalauan saat menentukan jalan hidup. Banyak orang, terutama anak muda yang seringkali bingung dalam menentukan hidupnya dari mulai memilih pendidikan, sampai profesi. Kegundahan inilah yang kemudiann ia refleksikan dalam sebuah karya lagunya ”Lentera Jiwa”. Sebuah lagu tentang seseorang yang merasa terperangkap dalam situasi yang salah. Uniknya, model dari video klip lagu ini adalah mereka yang benar-benar pernah mengalaminya.

Misalnya saja, salah satu model video tersebut adalah Wahyu Aditya. Pria yang biasa dipanggil Adit ini adalah anak dari seorang Profesor yang menginginkan putranya, jadi seorang dokter atau paling minim menyandang gelar sarjana. Tapi Adit menolaknya dan memilih untuk mengikuti kata hatinya, yakni menjadi seniman animasi. ”Dulu orang tua bingung dengan pilihan saya, tapi kini saya buktikan bahwa tanpa gelar sarjana dan hanya jadi seniman saya bisa bahagia,” kata animoator yang sering mendapat penghargaan ini.

Di sisi lain, banyak juga orang yang merasa sudah lama tersesat dalam kehidupan yang tidak diinginkannya dan kemudian segera banting stir untuk mengubahnya. Sebut, Helmi Yahya.

Pria asal Palembang ini adalah seorang lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), tapi ia mengaku tak pernah punya cita-cita jadi akunting. ”Waktu itu ayah saya sudah tak mampu membiayai, jadi saya banting stir cari sekolah yang tak harus keluar biaya, jadi saya pindah dari IPB ke STAN” katanya.


Alhasil jadilah ia pegawai negeri di Departemen Kuangan dan ia mendapat tugas untuk mengajar. Bagi sebagian orang, kehidupan menjadi pegawai negeri adalah tujuan hidup yang sesuai dengan kata hati. Tapi bagi Helmi? ”Saya merasa gak kreatif, akunting kan gak boleh kreatif. Kalau kreatif bisa bahaya,” ujarnya.

Maka, Helmi kemudian mengubah haluan hidupnya berkarya di dunia entertainment, yang membawanya pada kesuksesan. ”Saya kini mendapat yang jauh lebih tinggi, dari mimpi saya,” tambahnya.

Sementara itu, Public speaker dan ahli Managemen Gede Prama telah memutuskan untuk meninggalkan Jakarta, beserta jabatannya di beberapa perusahaan dan memilih kembali pulang ke tanah kelahirannya, Bali. Mengapa? Jawaban sederhananya adalah, ia telah mengikuti kata hati.

Menurut Gede Prama, sejak tahun 2002, suara di dalam hatinya sudah mengingatkan untuk turun dari dunia kerja ”yang hanya bertujuan mencari uang”. Tapi baru sekitar tiga tahun lalu, Gede Prama mengikuti kata hatinya. ”Suara dari dalam itu kalau tidak kita dengar, lama-lama bisa berbahaya,” katanya di Kick Andy.

Mungkin karena taku bahaya itu juga, maka Demian Aditya sang illusionis, dan Bara Pattirajawane, seorang chef melakukan ”pembelotan” mereka terhadap keinginan orang tua dan pendidikan yang mereka peroleh, demi mengikuti suara dari dalam hati mereka. ” Prinsip saya adalah, I do what I like and I like what I do,” tegas Demian.

Lentera jiwa, sebuah episode khusus yang akan memberikan pencerahan bagi mereka yang sedang tidak bahagia dengan posisinya saat ini, atau bagi mereka sedang galau menentukan jalan hidup.

Tulisan ini telah dimuat pada Diplomacy Magazine #1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s