Diskusi Sehari Tentang Optimalisasi Potensi Daerah Sebagai Pendukung Kinerja Diplomasi Indonesia Dalam Keketuaan ASEAN 2011 : Lipsus PSNMHII XXIII


Dari kiri ke kanan : Farid Sunarto (Ketua DPC HIPMI Jawa Tengah), Rina Iriani Sri Ratnaningsih (Bupati Karanganyar), Ramli Kurtianto, Christy Damayanti (Kajur HI UNISRI), Hazairin Pohan (Duta Besar Indonesia untuk Polandia)

Mengawali hari kedua dalam rangkaian PSNMHII XXIII, para delegasi melakukan sarapan sekaligus bersiap-siap mengikuti kegiatan “Diskusi Sehari Tentang Optimalisasi Potensi Daerah Sebagai Pendukung Kinerja Diplomasi Indonesia Dalam Keketuaan ASEAN 2011.”

Diskusi ini diselenggarakan atas kerjasama penuh UNISRI dan Deputi Hubungan Internasional Sekretariat Wakil Presiden. Diskusi yang dimulai pada pukul 9.35 WIB dan dibuka langsung oleh Rektor UNISRI, Prof. Dr. Kapti Rahayu, ini menjadi penting karena disampaikan oleh empat pembicara yang kesemuanya kompeten di bidangnya dan kesemuanya memaparkan visi dan menyampaikan capaian dari hal-hal yang dibidanginya.

Pemateri yang ikut andil dalam diskusi sehari ini antara lain Hazairin Pohan (Duta Besar RI untuk Polandia), Christy Damayanti (Ketua Jurusan HI UNISRI), Rina Iriani Sri Ratnaningsih (Bupati Karanganyar), Farid Sunarto (Ketua DPC HIPMI Jawa Tengah). Acara ini dimoderatori oleh bapak Ramli Kurtianto dari asisten deputi hubungan internasional sekretaris wakil presiden. Setiap pembicara diberikan kesempatan 20 menit untuk menyampaikan materinya.

Sebagai pembicara pertama adalah bapak Hazairin Pohan. Beliau memaparkan makalah dengan judul “Peranan Daerah Dalam Peningkatan Kinerja Diplomasi: Keketuaan Indonesia Pada Asean 2011”. Beliau menekankan pentingnya ASEAN ditengah masyarakat global kemudian transformasi ASEAN serta 3 pilar ASEAN. Beliau juga menekankan people poweryang bisa menjadikan ASEAN semakin maju.

Setelah 20 menit pertama usai, pembicara kedua ibu Christy Damayanti, ketua program studi hubungan internasional UNISRI menyampaikan materinya dihadapan para delegasi. Ibu Christy menyampaikan makalah “Potensi Paradiplomasi Dalam Mendukung Kinerja Diplomasi Indonesia Dalam Keketuaan Indonesia di ASEAN Tahun 2011”. Beliau menekankan pentingnya paradiplomasi yang beliau artikan sebagai institusi subnasional, regional, dan lokal. Beliau juga meyakinkan bahwa kini diplomasi bukan monopoli pemerintah pusat. Terpenting menurut beliau adalah adanya Diplomacy For Better World.

Pembicara ketiga tidak kalah seru dan pentingnya. Beliau adalah Bupati Karanganyar, Rina Iriani Sri Ratnaningsih. Beliau menyampaikan hal-hal yang telah dicapai institusinya dalam mensejaterahkan penduduk Karanganyar. Beliau juga meyakinkan bahwa mahasiswa HI akan dibutuhkan di mana saja. Mahasiswa HI sangat diperlukan kehadirannya untuk menjembatani antara daerah dan dunia internasional. Kabupaten Karanganyar memiliki capaian INTAN PARI (INdustri perTANian PARIwisata).

Dalam memberikan wawasan yang luas pada seluruh delegasi, pembicara yang dihadirkan terakhir kali ialah bapak Farid Sunarto. Beliau adalah ketua DPC HIPMI Jawa Tengah. Paparan beliau mengetengahkan isu Free Trade Area dimana para pengusaha merasa belum siap menghadapi hal ini. Dengan adanya paparan dari segi ekonomi ini, para delegasi dapat melihat dari sisi lain keberadaan pentingnya diplomasi dalam mencapai hasil yang maksimal bagi pendapatan nasional.

Dalam sesi tanya jawab, sebagian besar delegasi mengacungkan jarinya untuk bertanya. Antusias yang besar bukan hanya datang dari para delegasi bahkan datang dari tamu VIP yang juga ingin bertanya langsung kepada para narasumber. Asisten deputi bidang komunikasi politik sekretariat wakil presiden bahkan mengajukan pertanyaan yang menggugah “Kira-kira 3 hal apa yang paling penting yang bisa saya sampaikan kepada bapak presiden untuk kemajuan negeri kita?” Hampir semua narasumber menitipkan pesannya untuk bapak presiden. Perlu cairnya hubungan pusat dan daerah dalam meng-goal¬-kan capaian nasional, tidak tumpang tindih dan tidak saling iri adalah merupakan saran yang ditekankan dari semua narasumber. Sedangkan pertanyaan yang datang dari para delegasi dijawab satu persatu oleh masing-masing narasumber yang memiliki komposisi untuk menjawab soal tersebut.

Acara ditutup dengan penyerahan plakat kepada para narasumber dari UNISRI dan Deputi Hubungan Internasional Sekretariat Wakil Presiden. Acara berakhir pada pukul 12.30 dan semua delegasi melanjutkan acaranya dengan makan siang bersama. (Mohammad Ichsan)

Materi Diskusi “Optimalisasi Potensi Daerah Sebagai Pendukung Kinerja Diplomasi Indonesia Dalam Keketuaan ASEAN 2011”

– Materi oleh Hazairin Pohan (Duta Besar Indonesia untuk Polandia)
[ Download Materi Peranan Daerah Dalam Peningkatan Kinerja Diplomasi: Keketuaan Indonesia Pada Asean 2011 ]
– Materi oleh Christy Damayanti (Ketua Jurusan Hubungan Internasional UNISRI)
[ Download Materi Potensi Paradiplomasi Dalam Mendukung Kinerja Diplomasi Indonesia Dalam Keketuaan Indonesia di ASEAN Tahun 2011 ]
– Materi oleh Rina Iriani Sri Ratnaningsih (Bupati Karanganyar)
[ Download Materi Potensi Kabupaten Karanganyar dalam Kerjasama Luar Negeri (Peluang,Hambatan, dan Tantangan) ]
– Materi oleh Farid Sunarto (Ketua DPC HIPMI Jawa Tengah)
[ Download Materi Kondisi dan Tantangan Indonesia terhadap FTA ]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s