Deskripsi Republik Demokratik Rakyat Korea

Korea Utara, secara resmi disebut Republik Demokratik Rakyat Korea adalah sebuah negara di Asia Timur, yang meliputi sebagian utara Semenanjung Korea. Korea Utara termasuk dalam negara satu-partai di bawah front penyatuan yang dipimpin oleh Partai Buruh Korea. Pemerintahan negara mengikuti ideologi Juche, yang digagas oleh Kim Il-sung, mantan pemimpin negara ini. Juche menjadi ideologi resmi negara ketika negara ini mengadopsi konstitusi baru pada 1972, kendati Kim Il-sung telah menggunakannya untuk membentuk kebijakan sejak sekurang-kurangnya awal tahun 1955.

Sementara resminya sebagai republik sosialis, Korea Utara dipandang oleh sebagian besar negara sebagai negara kediktatoran totaliter stalinis. Setelah kematian Kim Jong-il pada tanggal 19 Desember 2011, diperkirakan pemimpin Korea Utara berikutnya adalah Kim Jong-un, anak termuda Kim Jong-il.

Korea Utara adalah negara yang menganut sistem satu partai. Partai yang memerintah adalah Front Demokratik untuk Reunifikasi Tanah Air, sebuah koalisi Partai Buruh Korea dan dua partai kecil lainnya, Partai Demokratik Sosial Korea dan Partai Chongu Chondois. Partai-partai ini mengajukan semua calon untuk menempati posisi pemerintahan dan memegang semua kursi di Majelis Tertinggi Rakyat.

Korea Utara telah lama mempertahankan hubungan yang dekat dengan Republik Rakyat Cina dan Rusia. Jatuhnya komunisme di Eropa Timur pada 1989, dan disintegrasi Uni Soviet pada 1991, mengakibatkan berkurangnya bantuan kepada Korea Utara dari Rusia, meskipun Cina tetap saja memberikan bantuan penting.

Korea Utara terus memiliki ikatan yang kuat dengan Asia Tenggara sosialisnya di Vietnam dan Laos, serta dengan Kamboja. Korea Utara telah memulai pembangunan pagar di perbatasan utara, sebagai tanggapan terhadap Cina yang ingin mengekang para pengungsi yang melarikan diri dari Korea Utara.

Banyak organisasi luar negeri yang menggambarkan Korea Utara sebagai Negara dengan pengaruh kediktatoran Stalin. Korea Utara juga dikenal sebagai Negara dengan peringkat rendah dalam hal hak asasi manusia. Dengan kekuatan milliter luar biasa, Korea Utara mempunyai 9.465.000 personil militer dengan pengembangan senjata nuklir.

oleh Aditya Maulana Hasymi
Mahasiswa Hubungan Internasional UMY 2010
Staf Pers Mahasiswa KOMAHI UMY

Tulisan ini telah dimuat pada IRN Mading Edisi Januari 2012 (tidak cetak).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s