Kim Jong-un; Pemimpin Muda Korea Utara

Korea Utara berduka setelah pemimpin besar mereka, Kim Jong Il meninggal dunia pada tanggal 17 Desember 2011 lalu. Duniapun menantikan sosok pemimpin Korea Utara yang baru, dan muncullah nama Kim Jong Un, anak ketiga dari Kim Jong Il. Siapa sebenarnya Kim Jong Un? Apakah dibawah kepemimpinannya Korea Utara akan mengalami perubahan?

Kim Jong Un adalah anak ketiga dari istri ketiga pemimpin Korea Utara sebelumnya, Kim Jong Il. Tidak ada informasi yang jelas mengenai tanggal lahirnya, beberapa media mengatakan pada tanggal 8 Januari 1983, media lainnya mengatakan pada 8 Januari 1984.

Pada tahun 1993 Kim Jong Un bersekolah di Bern, Swiss tepatnya di English-Language International School of Bern. Ia menyamar sebagai putra diplomat Korea Utara untuk Swiss. Di sekolah itu ia bersahabat dengan putra diplomat Portugal, Joao Micaelo. Menurut Joao, Jong Un adalah fans berat Michael Jordan. Jong Un lebih suka pelajaran olahraga, dan tidak menunonjol pada pelajaran matematika. Selain itu ia juga dikabarkan menyukai budaya ala Amerika. Kim Jong Un tinggal di Swiss sampai tahun 2000, lalu ia menghilan tiba-tiba tanpa diketahui teman-temannya.

Setelah kembali ke Pyongyang, ia meneruskan pendidikannya di Universitas Militer Kim Il Sung.
Kim Jong Un diyakini trampil menggunakan komputer dan berbagai bentuk teknologi lainnya. Ia juga digambarkan sebagai juru masak keluarga sejak lama, dan dalam sebuah memoar disebut kompetitif dan kejam.

Kim Il Sung memperkenalkan Kim Jong Un sebagai penggantinya setahun lalu, dengan mengangkatnya ke berbagai jabatan puncak dalam pemerintahan. Dalam setahun terakhir ini, Kim Jong Un secara reguler mendampingi ayahnya dalam sejumlah perjalanan ke seluruh pelosok negara itu. Ia membangun pengaruh politiknya dengan terlibat dalam kebijakan dalam dan luar negeri, dan mendapatkan sebuah jabatan dalam Partai Pekerja yang berkuasa.

Kim Jong Un diperkenalkan kepada dunia tahun lalu dalam sebuah parade militer besar-besaran memperingati 65 tahun berkuasanya Partai Pekerja, dengan memberi tanda hormat kepada para tentara disisi ayahnya – dalam penampilan yang ditayangkan secara langsung oleh media internasional.

Sejak kematian ayahnya pada 17 Desember lalu, media resmi Korea Utara telah memuji kredensial kepemimpinan Kim Jong Un, dengan mengumumkan bahwa ia telah ditunjuk pada posisi tertinggi dalam partai komunis yang berkuasa itu.

oleh: M. Faldi Baskoro Hasibuan
Mahasiswa Hubungan Internasional UMY 2011
Staf Divisi Pers Mahasiswa KOMAHI UMY

Tulisan ini telah dimuat pada IRN Mading Edisi Januari 2012 (tidak cetak).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s