Korsel memperluas Jangkauan Rudal

IRs News- AS, Kamis (22/3/2012), Presiden Lee Myung-bak mengungkapkan bahwa Korea Selatan dan Amerika Serikat tengah membahas tentang ekstensi jangkauan rudal Korea Selatan. Presiden Lee mengungkapkan hal itu di Wall Street Journal dan media asing lainnya dalam edisi hari Kamis. Hal tersebut dalam tanggapan Presiden Lee mengenai rudal Korea Utara yang akan diluncurkan bulan depan dan dapat diperkirakan akan mencapai sampai pulau Jeju.

Untuk itu, ada kebutuhan untuk memperluas jangkauan rudal bagi Korea Selatan. Ia mengatakan pemerintah Washington memahami posisi ini dan menambahkan bahwa kedua negara diharapkan untuk mencapai kesepakatan segera.

Presiden menyatakan bahwa kedua negara sependapat akan meningkatkan jangkauan rudal antara kedua negara, berkenaan dengan pertimbangkan perubahan situasi dewasa ini.
Ungkapan itu diisyaratkan pula bahwa peningkatan jangkauan rudal itu hampir tercapai pada kenyataannya, yakni memperluas pembatasan jangkauan rudal yang ditetapkan dalam pedoman rudal bilateral sekarang.

Menurut pedoman rudal antara Korea Selatan dan Amerika Serikat saat ini yang diperbaiki pada tahun 2001, Korea Selatan tidak memiliki rudal balistik seberat 500 kg dan jangkauan jarak tembak 300 km lebih. Dalam rangka mencegah penyebarluasan senjata pemusnah massal -WMD, Amerika Serikat menyerahkan payung nuklir sebagi penangkal, sementara Korea Selatan tidak dapat memiliki rudal balistik. Namun, pedoman rudal yang telah melebihi jangka waktu 10 tahun sejak dibuat, ada tuntuntan kebutuhan sesuai kenyataan sekarang.

Dengan demikian, pihak Korea Selatan tetap meminta adanya peningkatan jangkauan terhadap rudalnya kepada pihak Amerika Serikat. Perubahaan syarat atau situasi nyata saat ini yang diungkapkan oleh Presiden Lee tiada lain adalah perkembangan kemampuan jangkauan rudal milik Korea Utara. Roket jarak jauh yang diluncurkan oleh Korea Utara pada tahun 2009 mampu meluncur hingga jarak sekitar 3.200 km.

Pihak Pyeongyang-Korea Utara menegaskannya sebagai peluncuran satelit Kwangmyongsong-2, akan tetapi dunia internasional menganggap sama setingkat kemampuan rudal, karena teknologi peluncuran satelit dan rudal balistrik dinilai sama saja.

Sehubungan dengan itu, Presiden Lee mendesak perlunya perbaikan pedoman itu demi meningkatkan jangkauan jarak jauh rudal agar menghadapi rudal Korea Utara yang mampu meluncur sampai ke pulau Jeju.

Lebih jauh dikatakan, pihak Amerika Serikat telah setuju secara khusus untuk membuat strategi bersama antara Korea Selatan dan Amerika Serikat. Dengan mempertimbangkan perkembangan pembahasan selama ini, kedua pihak mungkin akan berupaya meningkatkan jangkauan jarak jauh rudal Korea Selatan hingga mencapai 1.000 km. (SpontaNews-KOMAHI)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s