Enam Finalis Presentasikan KTI dalam Forum Diskusi Ilmiah

Sebanyak enam finalis yang terdiri dari enam universitas mempresentasikan karya tulis ilmiahnya dalam forum diskusi ilmiah PNMHII XXIV. Hal inilah yang disampaikan dalam pengumuman finalis diskusi ilmiah yang akan mempresentasikan karyanya dihadapan dewan juri dan ratusan delegasi PNMHII XXIV. Enam finalis ini berhasil menyisihkan 18 karya yang diterima panitia dari jumlah keseluruhan sebanyak 24 karya yang dikumpulkan sampai hari Kamis (25/10) lalu tepatnya satu bulan sebelum pelaksanaan acara.

Panitia Divisi Materi memaparkan empat kriteria penilaian paper antara lain 35 persen dari logika yakni keterpaduan dan keobjektifan data yang tercantum dalam paper, 35 persen lainnya dari substansi yakni makalah disusun secara beruntut, informasi yang dicantumkan merupakan informasi yang relatif terbaru, dan cara mahasiswa mensintesiskan argumen. 20 persen lagi merupakan penilaian kebahasaan yang meliputi gramatikal dan tata cara penulisan. Serta 10 persen terakhir merupakan referensi yang digunakan dalam paper, serta penilaian terhadap sistem referensi yang teratur dan rapih. 
Panitia menambahkan, “Kami berusaha menilai paper seobjektif mungkin, hal ini juga kami tekankan kepada dewan juri yang menilai hasil paper rekan-rekan sekalian. Adapun dewan juri diskusi ilmiah ini antara lain Ali Muhammad, M.A., Ph.D. (Kajur HI UMY), Drs. Agus Tarmidzi (Duta Besar RI untuk Timor Leste, dan Drs. Ahamsa Soekartono, M.A. (Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia). Adapun grand final akan dilaksanakan pada hari Senin (26/11) di Ruang Bulaksumur University Club UGM”.
Setelah menyebutkan seluruh komite dewan juri, panitia kemudian menyebutkan nama-nama finalis diskusi ilmiah. “Adapun nama-nama yang kami sebut ini tidak berdasarkan peringkat, mereka yang lolos final diskusi ilmiah antara lain Universitas Negeri Jember, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, Universitas Udayana, Universitas Padjajaran, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Katolik Parahyangan Bandung”.
Pada saat pelaksanaan presentasi pada hari Senin (26/11) di Ruang Bulaksumur University Club UGM, keenam finalis berhasil mempresentasikan karyanya antara lain sebagai berikut Prinsip Non-Intervensi Dalam Upaya Resolusi Konflik Kemanusiaan Rohingya : Kajian Terhadap Human Security dan Urgensi Legitimasi Badan HAM ASEAN (Universitas Padjajaran), ASEAN Non-Interference Principle: Sustaining Integration (Universitas Katolik Parahyangan Bandung), Upaya Penyelesaian Sengketa Laut Cina Selatan dengan ASEAN WAY (Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta), Peran Negara Pengirim dalam Mengatasi Masalah Ketenagakerjaan Komunitas ASEAN 2015 (Universitas Negri Jember),  Relevansi Tokoh Masyarakat Lokal Dalam Resolusi Konflik Bangsamoro: Perbandingan dengan Kasus Aceh (Universitas Gadjah Mada), dan  Pemenuhan HAM sebagai Salah Satu Syarat Menuju Perdamaian di Kawasan ASEAN (Universitas Udayana).
“Keenam finalis yang mempresentasikan ini diundi berdasarkan amplop yang ditarik oleh dewan juri. Adapun topik ini masing-masing diambil dari tema yang ditentukan berdasarkan Koordinator Wilayah (Korwil). Mekanisme presentasi dalam diskusi ilmiah ini yakni peserta diberikan waktu untuk presentasi selama 20 menit, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh dewan juri yang bila memungkinkan dilakukan oleh peserta”, ungkap panitia saat briefing sebelum presentasi.
Setelah enam finalis telah mempresentasikan karyanya, pengumuman pemenang akan diberitahukan pada upacara penutupan PNMHII XXIV hari Kamis (29/11) pukul 19.00 WIB bertempat di Gedung Mandala Bhakti Wanita Tama. (fikar/sarah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s