Jamuan Makan Diplomatik Ajang Silaturahmi Informal Para Diplomat

Jamuan makan diplomatik atau biasa dikenal dengan istilah Table Manner merupakan salah satu rangkaian acara Pertemuan Nasional Mahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia XXIV. Dalam pertemuan-pertemuan formal jamuan makan merupakan waktu yang tepat untuk berdiplomasi informal para diplomat. Dalam kegiatan PNMHII XXIV, kegiatan table manner ini memiliki tujuan untuk memberikan waktu kepada seluruh delegasi untuk lebih mengakrabkan diri melalui suasana yang nyaman.

Hal tersebut diungkapkan oleh Yusnia Kurniasih Wakil Ketua Pelaksana PNMHII XXIV pada saat sambutan pembuka Table Manner Course yang dilangsungkan di Jogjakarta Plaza Hotel, Selasa (27/11)

Menurut Direktur Food and Beverage Jogjakarta Plaza Hotel, “Kegiatan table manner bertujuan untuk memahami tata cara makan yang baik ala diplomat dan etika-etika yang diperlukan saat jamuan makan berlangsung”.

“Pembagian kursi bagi para peserta pada saat jamuan makan ini dilakukan secara acak, sehingga dalam satu meja bundar terdapat mahasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang universitas. Hal ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi para delegasi PNMHII”, ungkap Panitia.

“Perjamuan ini memiliki manfaat-manfaat yang banyak bagi para calon diplomat kerena dapat memberikan citra umum mengenai keadaan pribadi, keluarga, usaha atau daerah dari seseorang yang melaksanakan perjamuan tersebut”, terang Panitia.

“Di samping itu, dalam kegiatan ini terdapat peluang yang sangat besar untuk mendapatkan relasi baru yang mungkin akan bermanfaat untuk kepentingan suatu usaha, dan yang terakhir ialah memberikan suasana keakraban dalam perjamuan makan”, terang Panitia.

“Perjamuan makan seperti ini berasal dari Perancis yang sangat disiplin dan santun dalam mengadakan suatu perjamuan makan. Tidak seperti di Amerika Serikat yang memiliki tata cara makan yang kurang sopan”, ungkap Direktur F&B Jogjakarta Plaza Hotel.

Menurut salah satu delegasi dari UMY, “dengan diselenggarakannya acara table manner ini, kami dapat lebih memahami tata cara makan dalam jamuan makan yang baik dan disiplin guna memepersiapkan diri untuk menjadi seorang diplomat. Dalam kegiatan ini dipraktekkan secara berurutan tahapan dari appetizer hingga menyelesaikan jamuan makan dengan teh atau kopi”. (jawwad/fikar)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s