Delegasi HI UMY Loloskan 2 Poin Penting dalam Joint Statement Forum PNMHII XXIV

Dalam upaya meningkatkan peran aktif Indonesia dalam menangani masalah konflik di Asia Tenggara, Joint Statement Forum (JSF) PNMHII XXIV di UGM kali ini mengangkat sebuah tema yakni “Mengoptimalkan Peran Indonesia melalui Multi-Track Diplomacy dalam Menyelesaikan Konfik Kemanusiaan di Asia Tenggara”. Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari Senin (26/11) sampai Rabu (28/11).

Dalam JSF ini terdiri dari beberapa kelompok universitas yang terbagi atas sembilan jalur multi-track diplomacy, dalam masing-masing kelompok terdiri dari empat universitas yang merupakan merumuskannya. Sembilan jalur tersebut antara lain: pemerintah, non-pemerintah, bisnis/perdagangan, warga negar, riset, penelitian, dan pendidikan, aktifis, agama, pendanaan, serta komunikasi dan media

Delegasi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (HI UMY) dalam JSF masuk ke dalam kelompok aktifis, bersama 3 universitas lainnya yakni: Universitas Airlangga, Universitas Paramadina, dan Universitas President. Delegasi HI UMY dalam JSF ini antara lain Aditya Maulana Hasymi, Donna Widya Almira, dan Richo Bimapaksi. Dalam kegiatan ini, delegasi HI UMY membuahkan prestasi dengan meloloskan dua poin usulan yang dibacakan dalam Sidang Forum tanpa ada revisi.

Walaupun dalam JSF kali ini banyak perdebatan-perdebatan yang terjadi mulai dari technical meeting, proses usulan draf resolusi hingga proses amandemen. Akan tetapi hal tersebut bukanlah masalah mengingat koordinasi antar universitas yang baik, sehingga keegiatan JSF tersebut dapat berjalan dengan lancar.

Menurut Aldo Marciano Kaligis salah satu Dewan Fasilitator JSF, “Saya melihat perdebatan-perdebatan dalam JSF ini merupakan hal yang biasa terjadi, dimana perdebatan tersebut berfungsi untuk ‘memancing’ para delegasi untuk memberikan argumen-argumen mereka, sehingga kegiatan JSF dapat berjalan dengan baik dan tentunya memberikan harapan bahwa JSF ini akan menghasilkan hasil yang baik pula”.

“Saya merasa senang bisa memfasilitasi teman-teman dari 36 universitas dalam JSF kali ini. Saya senang melihat para peserta memiliki antusiasme yang tinggi dan kekompakan dalam membahas suatu isu dan memberikan solusi untuk menyelesaikan isu tersebut dalam durasi yang sangat cepat. Saya berharap semoga JSF yang akan datang bisa lebih baik, dan lebih kritis lagi”, tambah Aldo.

Salah satu peserta delegasi yang paling aktif adalah Ika Fitriyana Kusumaningrum delegasi Universitas Padjajaran Bandung (UNPAD). “Saya baru pertama kalinya mengikuti PNMHII. Dan saya sangat senang karena dia bisa menambah ilmu, teman sekaligus mendapatkan penyegaran. Ada banyak informasi yang harus diserap, dan harus disampaikan secara terbuka”.

“Sejauh ini kegiatannya sudah sangat bagus. Akan tetapi saya berharap kedepannya agar tidak terlalu banyak track yang dibahas agar bisa terfokus pada satu pokok bahasan. Kemudian diharapkan agar peserta bisa lebih fokus teerhadap masalah jadi tidak keluar dari konteks”, usulnya. (richo/fikar)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s